pertemuan 1

App mobile informasi gunung di Indonesia

pertama bisa membantu para pendaki buat informasi gunung yang mereka tuju dan juga bisa mencari data , biaya regis . di dalam app yang saya buat ini akan ada data gunung, biaya regis , dan data ter update . app ini saya bikin untuk mempermudah para pendaki / orang yang inggin ke gunung tersebut .

Tips Naik Gunung Buat Yang Berbadan Besar

1. Mantapkan hati

Saya berusaha menghilangkan kecemasan soal : ” akan merepotkan, fisik yang lemah ataupun soal makanan”.

Jalan selalu terbuka bagi orang bertekad baja

Saya tak membiarkan pikiran negatif menguasai saya.

Semakin saya memikirkan soal merepotkan, soal fisik dan soal hal tidak penting yang saya buat-buat sendiri dipikiran saya, hal itu membuat saya semakin terpuruk dan akhirnya malah membuat teman-teman mendaki saya khawatir.

Saya beryukur memiliki rekan pendakian yang begitu baik. Lelucon dan candaan mereka disepanjang perjalanan membuat saya bersemangat dan melupakan pikiran-pikiran tidak penting.

Teruslah melangkah, banyak hal yang mesti dinikmati disepanjang perjalanan.

2. Persiapan fisik

Persiapan fisik merupakan suatu hal yang sangat penting. Sepele tapi sangat berpengaruh bagi tubuh dan pernapasan. Persiapan fisik yang saya lakukan adalah joging minimal 2 kali seminggu sebelum pendakian.

3. Hilangkan kekhawatiran tentang logistik

Saya membawa logistik secukupnya,  mengenyangkan dan juga memiliki nutrisi yang cukup untuk tubuh. Hindari membawa makanan instan yang justru membuat tak-berenergi.

Saya tak pernah melupakan gula merah, karena sangat efektif meningkatkan stamina saat energi mulai melemah. Selain itu saya lebih suka membawa buah, sayur, telur dan beras yang saya kemas didalam nasting daripada membawa mie-instan, walaupun sedikit ribet tapi lebih memberikan energi daripada mie-instan.

Selain gula merah, cokelat dapat menjadi alternatif.

4. Pemilihan pakaian yang tepat

Saat mendaki, jangan sampai salah memilih pakaian. Pakailah pakaian yang longgar, usahakan bahan non¬jeans karena memperlambat berjalan.

Selain itu saya selalu memilih bahan yang mudah kering jika terkena hujan.

Kala itu, saat pendakian Semeru, saya memakai celana jeans. Dan setelahnya, saya benar-benar kapok menggunakan jeans untuk pendakian.

Sangat tidak nyaman untuk berjalan dan peredaran darah sekitar kaki tidak lancar sehingga mengakibatkan kram.

5. Ingat pada tujuan

Setiap pendakian memang lumayan menguras energi, hingga ada titik dimana akan terasa sangat melelahkan.

Pada saat itu, hanya ada 2 hal yang bisa dilakukan. Berhenti atau tetap melanjutkan pendakian.

10 Gunung Dengan Pemandangan Terindah di Indonesia

1. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani

 Selain punya pantai-pantai super cantik yang membuat orang malas pulang, Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat punya primadona lain yang membuat banyak wisatawan jatuh cinta. Primadona tersebut adalah Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sering disebut sebagai wisata trekking terbaik di Asia Tenggara. Jika kamu pernah melihat keindahan Gunung Rinjani langsung dengan mata kepala sendiri, tentu kamu akan mengiyakan pendapat itu dengan sangat mudah.

   Gunung Rinjani adalah gunung yang komplit. Ia punya padang sabana cantik yang ditumbuhi bunda edelweis, ia juga punya pemandangan sunrise yang menawan. Dari semua keindahan yang ada di Gunung Rinjani, Danau Segara Anak adalah yang paling dicari. Danau yang berada di ketinggian 2.000 mdpl ini merupakan permata paling indah di Gunung Rinjani. Keindahan danau ini juga dapat kita saksikan dari puncak Rinjani. Yang unik dari Gunung Rinjani adalah keberadaan Gunung Barujari yang berada di tengah-tengah Danau Segara Anak. Gunung Barujari adalah gunung yang berada di atas gunung sehingga gunung ini sering disebut sebagai anaknya Gunung Rinjani

2. Gunung Semeru

Gunung Semeru

   Gunung Semeru merupakan gunung paling indah sekaligus paling tinggi di Pulau Jawa. Gunung ini telah menjadi legenda sejak lama. Mulai dari jaman Su Hok Gie hingga jamannya pendaki kekinian seperti sekarang. Keindahan gunung ini tak pernah lekang termakan waktu. Keindahan gunung ini membuat para pendaki dari berbagai daerah rela datang jauh-jauh. Gunung Semeru juga merupakan salah satu gunung paling ramai. Maksimal kuota pendakian yang hanya 500 membuat para pendaki kadang harus antre di Ranu Pani.

   Sama seperti Rinjani, Gunung Semeru juga memiliki permata super cantik dalam diri Ranu Kumbolo. Sebuah danau alami yang berada pada ketinggian 2.400 mdpl. Di depan Ranu Kumbolo ada Tanjakan Cinta yang juga tidak kalah terkenal di kalangan pendaki. Kemudian ada Oro-oro Ombo yang ditumbuhi oleh bunga lavender. Dengan semua keindahan yang dimilikinya, wajar kalau Gunung Semeru menjadi incaran para pendaki dimanapun berada. Apalagi keindahan gunung ini juga pernah di-film kan.
 

3. Gunung Prau

Gunung Prau

   Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah dikenal memiliki bentang alam pegunungan yang sangat indah. Salah satu tempat terbaik yang wajib dikunjungi di Dieng adalah Gunung Prau. Gunung ini merupakan tanah tertinggi dalam barisan Dataran Tinggi Dieng. Dari puncak gunung ini kita bisa melihat pemandangan puncak Gunung Sindoro dan Sumbing yang terlihat begitu gagah dan elegan. Gunung Prau juga merupakan tempat terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit di Dieng selain Puncak Sikunir.


   Gunung Prau memiliki puncak berupa padang rumput yang sangat luas. Di sekitar puncak kita akan melihat barisan bukit-bukit yang sering disebut sebagai Bukit Teletubies. Yang menarik dari Gunung Prau adalah tingginya yang “hanya” 2.565 mdpl dengan track pendakian yang tidak terlalu sulit sehingga siapapun bisa mendaki gunung ini dan menikmati keindahan dari puncaknya. Banyak juga pendaki yang berpendapat bahwa Gunung Prau adalah gunung yang memiliki pemandangan sunrise paling indah.

4. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu

   Selain Gunung Prau, gunung lain di Jawa Tengah yang memiliki pemandangan luar biasa indah adalah Gunung Merbabu. Gunung ini berada di antara perbatasan Kabupaten Magelang, Boyolali serta Semarang. Gunung Merbabu menyajikan keindahan berupa padang sabana yang bisa kita nikmati dari lereng-lereng puncak serta puncak. Gunung Merbabu sendiri punya beberapa jalur pendakian. Namun, jalur yang dikenal memiliki view paling indah adalah jalur Selo yang berada di kabupaten Boyolali. Mendaki Gunung Merbabu via Selo kita akan disuguhi oleh pemandangan padang sabana yang akan membuat rasa lelah tak begitu terasa.

   Di sabana terakhir sebelum puncak, pemandangan semakin indah berkat kehadiran bunga-bunga edelweis yang tumbuh di lereng-lereng bukit. Jika sedang musimnya, pemandangan ini akan terlihat sangat indah dan fotogenik. Gunung Merbabu sendiri punya tiga puncak tertinggi yakni Kenteng Songo, Trianggulasi serta Syarif. Yang istimewa dari pendakian gunung Merbabu via Selo adalah kita akan disuguhi pemandangan Gunung Merapi yang berada tepat di hadapan mata. Gunung Merapi terlihat sangat indah dari Gunung Merbabu.

5. Gunung Gede dan Pangrango

Gunung Gede

   Gunung Gede merupakan salah satu gunung paling “laris” di Jawa Barat. Sebabnya apalagi kalau bukan pemandangan indah yang dimilikinya. Tempat yang paling indah di Gunung Gede adalah Alun-alun Suryakencana. Tempat ini merupakan padang rumput yang dipenuhi bunga edelweis. Alun-alun Suryakencana merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan sang bunda abadi, Edelweis.

   Alun-alun Suryakencana berada di ketinggian 2.750 mdpl. Dibalik keindahannya, tempat ini memiliki sebuah mitos. Konon, di Alun-alun Suryakencana kadang-kadang terdengar suara seperti kaki kuda. Suara tersebut dipercaya sebagai suara kuda yang ditunggangi oleh Pangerah Suryakencana bersama rakyat jin. Pangeran Suryakencana sendiri merupakan putra dari pendiri kota Cianjur yakni Pangeran Aria Wiratanudatar dari hubungannya dengan bangsa jin. Menurut mitos, Pangeran Suryakencana bersemayam di sekitar Alun-alun Suryakencana. Apapun mitosnya, yang jelas Alun-alun Suryakencana memiliki pemandangan yang sedap dipandang

   Gunung Gede sendiri berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selain Gunung Gede, di kawasan taman nasional ini juga terdapat gunung Pangrango yang juga memiliki padang rumput yang dipenuhi Bunga Edelweis. Namanya adalah Mandalawangi.

6. Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

   Selain Gunung Gede dan Pangrango yang terkenal dengan Alun-alun Suryakencana serta Mandalawangi, gunung lain di Jawa Barat yang memililiki keindahan serupa (padang bunga edelweis) adalah Gunung Papandayan. Di Gunung Papandayan, tempat dimana bunga-bunga edelweis tumbuh dan memamerkan keindahannya dikenal dengan Tegal Alun. Sebagaimana Suryakencana dan Mandalawangi, Tegal Alun juga merupakan salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk melihat indahnya Bunga Edelweis.

   Gunung Papandayan sendiri merupakan sebuah gunung yang berada di kabupaten Garut. Gunung ini juga dikenal memiliki beberapa kawah yang dapat kita jumpai di beberapa titik jalur pendakian. Beberapa kawah yang cukup terkenal di Gunung Papandayan antara lain Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manu.

7. Gunung Bromo

Gunung Bromo

  Pemerintah Jawa Timur menjadikan Gunung Bromo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Tentu saja, penunjukan ini disebabkan karna Gunung Bromo memiliki pemandangan yang layak untuk dipromosikan secara luas. Gunung Bromo sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu gunung yang memiliki pemandangan sunsrise yang sangat indah. Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pemandangan sunrise di Bromo semakin cantik karna kita bisa melihat rangkaian puncak-puncak gunung di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Gunung Bromo juga dikenal dengan gumul pasirnya yang sangat luas. Kendaraan jeep serta kuda menjadi pemandangan yang biasa di Gunung Bromo. Gunung Bromo sendiri memiliki tinggi 2.329 mdpl. Selain pemandangan sunrise serta gumul pasir, Gunung Bromo juga terkenal dengan kawahnya yang bisa kita capai menggunakan tangga yang telah disediakan.

8. Gunung Ijen

Gunung Ijen

   Gunung lain di Jawa Timur yang memiliki pemandangan spektakuler adalah Gunung Ijen. Gunung ini berada di antara tiga kabupaten di Jawa Timur yakni Banyuwangi Situbondo dan Bondowoso. Namun, pos pendakian gunung ini berada di Desa Paltuding, Kecamatan Kecamatan Licin, Banyuwangi. Gunung Ijen bisa diketegorikan sebagai gunung yang tidak tinggi karna tingginya tidak sampai 3.000 mdpl. Gunung ini memiliki ketinggian maksimal 2.443 mdpl. Yang istimewa dari gunung ini adalah pemandangan api biru yang akan terlihat begitu keren pada dini hari.

   Yap, Gunung Ijen sangat terkenal dengan pemandangan api birunya. Sebuah fenomena alam langka yang konon hanya ada dua di dunia. Api biru tersebut berasal dari cairan belerang yang ditambang secara tradisional oleh masyarakat di sekitar Gunung Ijen. Untuk menikmati keindahan api biru di Ijen kita bisa mendaki Gunung Ijen pada malam hari. Pemandangan maksimal di Gunung Ijen akan kita dapatkan pada dini hari ketika malam semakin peka.

9. Gunung Kelimutu

Gunung Kelimutu

   Kabupaten Ende di Nusa Tenggara Timur juga memiliki sebuah gunung dengan pemandangan yang sangat menawan. Gunung tersebut adalah Gunung Kelimutu. Tinggu Gunung Kelimutu sendiri hanya 1.639 mdpl namun pemandangan yang ditawarkan benar-benar keren. Di puncak gunung ini terdapat tiga buah danau yang dikenal dengan Danau Tiga Warna karna masing-masing air di danau tersebut memiliki warna yang berbeda-beda. Warna air di danau ini kadang juga berubah seiring waktu. Ketiga danau tersebut memiliki nama masing-masing antara lain Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (danau biru), Tiwu Ata Polo (danau merah) dan Tiwu Ata Mbupu (danau putih).

   Gunung ini juga memiliki banyak mitos. Salah satu mitos menyebutkan kalau air di ketiga danau ini sampai melebur menjadi satu maka dunia akan kiamat. Masyarakat di sana juga percaya bahwa perubahan air di danau ini (yang perubahannya sangat jarang terjadi) merupakan tanda bahwa telah terjadi sebuah peristiwa alam luar biasa di bumi.

10. Gunung Patuha

Gunung Patuha

   Gunung yang juga memiliki pemandangan alam sangat indah adalah Gunung Patuha. Nama gunung ini mungkin masih cukup asing. Namun, jika disebutkan Kawah Putih, semua pasti sudah tahu dimana gunung ini berada. Yap, Gunung Patuha merupakan sebuah gunung yang berada di kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kawah Putih merupakan bagian dari Gunung Patuha yang lebih dikenal orang daripada Gunung Patuha itu sendiri. Danau kawah dengan air berwarna biru toska tersebut menjadi sebuah tempat yang disukai banyak wisatawan. Keindahannya juga menggoda banyak pasangan muda untuk melakukan foto pre-wedding

   Gunung Patuha sendiri memiliki tinggi 2.386 mdpl. Dengan keberadaan Kawah Putih yang merupakan hasil letusan Gunung Patuha pada abad ke-1o, bolehlah kalau menyebut gunung ini sebagai gunung terindah yang ada di Bandung

Sumber : YukPiknik.com

Tips Naik Gunung

1. Melatih otot kaki dan kesimbangan

Kegiatan melatih otot kaki bisa dilakukan dengan lari di pagi hari atau sore hari, diusahakan rutin dilakukan seminggu sebelum mendaki . kegiatan ini bertujuan untuk melatih otot kaki agar tidak kaget dalam mendaki gunung mengingat trek yang harus dilalui tidak lah mudah. Tapi jangan khawatir apabila kamu bisa rutin dalam melakukan kegiatan ini, trek yang sesulit apapun mampu kamu lewati dengan mudah. Selain lari pagi ada juga hal yang harus kamu latih yaitu kesimbangan. Untuk melatih keseimbangan, bisa dilakukan dengan senam-senam kecil seperti berdiri beberapa saat dengan satu kaki . Kegiatan ini ideal dilakukan setelah lari pagi atau sore sudah kamu lakukan.  Apabila lari pagi atau sore dan senam kecil sudah kamu lakukan secara rutin, kamu sudah lolos tahap awal dalam persiapan medaki gunung bagi pemula.

2. Jaga Kesehatan

Kesehatan merupakan hal yang paling vital dalam proses pendakian gunung, bayangkan saja apabila naik gunung dalam keadaan tidak fit. Meurut pengalaman saya, dulu waktu naik gunung sindoro ada salah satu teman saya dalam keadaan tidak fit nekat untuk naik gunung, alahasil teman saya itu berhenti di tengah jalan alias tidak sampai. Tidak Cuma itu saja, dalam masa pejalanan teman saya itu hanya mebuat susah pendaki yang lain karena menghambat perjlanan dan terus mengeluh. Tentunya kamu tidak mau kan hal tersebut terjadi pada diri kamu, tapi tenang saja saya punya tips agar hal tersebut tidak terjadi yaitu diusahakan jangan tidur terlalu larut malam seminggu sebelum mendaki gunung dan tidurlah secara cukup.­­ Kalo perlu konsumsi lah vitamin agar kamu teteap fit sampe hari untuk mendaki telah tiba.

3. Perlengkapan yang harus di bawa Ketika Mendaki Gunung

Setelah persiapan fisik sudah di lakukan kini tinggal mempersiapkan peralatan yang harus dibawa di saat kamu mau mendaki gunung. Perlengkapan mendaki gunung juga hal yang patut kamu siapkan dengan baik, bisa fatal akibatnya kalau kamu tidak mempersiapkan peralatan yang akan kamu bawa. Cerita tentang pengalaman saya lagi hehehe, karena dari pengalaman kita akan belajar. Dulu waktu pertama kali mendaki gunung saya kurang memperhatikan dalam mempersiapkan peralatan mendaki gunung. Alhasil kegiatan mendaki gunung yang saya lakukan tidak seindah yang dibayangkan karena kurangnya dalam peralatan. Tentu hal tersebut tidak ingin terjadi pada kamu kan. Nah maka dari itu berikut peralatan yang wajib di bawa ketika mendaki gunung. Yang pertama yaitu jaket, sarung tangan, tutup kepala, sepatu gunung, kaos kaki, tas besar, tas kecil, sleeping bag, tenda, matras, senter, tongkat untuk meringankan beban tubuh, mantol,  peralatan memasak gunung jika diperlukan dan tidak lupa yaitu kamera buat selfie di puncak gunung . jangan lupa sebelum naik gunung kamu cek dulu perlengkapan kamu.

4. Konsumsi Yang Harus Dibawa

Konsumsi merupakan salah satu hal yang penting dalam proses mendaki gunung. Dulu saya pernah gagal sampai puncak gara-gara kehabisan konsumsi. Nah berikut konsumsi yang harus kamu bawa yaitu air putih 2 botol berisi 1.5L, Roti, Nasi + lauk kalo perlu, Mie instant, coklat untuk menambah tenaga kamu saat mendaki, kopi atau sejenisnya dan air cadangan. Itu merupakan konsumsi pokok yang harus saya bawa ketika mendaki gunung.i

5. Cara berjalan ketika mendaki

Ketika mendaki gunung juga tidak asal-asalan dalam berjalan, pastinya kamu tidak mau kan hal yang buruk terjadi pada kamu. Ya saya akan berbagi tips untuk berjalan di sulitnya trek gunung. Yaitu dengan kaki selalu lentur setiap kali menapakan kaki di tanah dan tetap focus pada pijakan. Apabila kaki kamu kaku maka kemungkinan cidera bisa terjadi dan itu akan menghambat kamu dalam proses mendaki.

6. Jangan malu untuk meminta berhenti jika capek

Sebagai pendaki pemula pastinya kemampuan dalam mendaki tidak seperti merekan yang sudah terbiasa, maka kamu tidak perlu malu berkata capek dan minta untuk berhenti sejenak. Daripada di paksakan malah tidak baik.

7. Diusahakan tidak mengeluh

Mengeluh dalam perjalanan mendaki merupakan hal yang tidak baik untuk di lakukan. Dengan mengeluh akan mempengaruhi psikis dalam diri kita dan bisa berimbas pada tubuh. Dalam proses pendakian sebaiknya jangan mengeluh walaupun dalam keadaan seperti apapun, alangkah baiknya menyemangati diri sendiri dan selalu ceria agar perjalan mendaki gunung mu tidak terasa semakain berat dan yang pasti mengasyika

8. Jangan membuang sampah di gunung

Tentu kita tidak inign kan indahnya lembah gunung yang di berikan tuhan kepada kita di kotori dengan sampah, maka jangan membuang sampah digunung. Alangkah baiknya jika sampah yang kita hasilkan di bawa turun.

9. Ikuti instruksi dan larangan petugas gunung

Sebelum mendaki kita tentunya harus mendaftar dulu ke petugas gunung setempat, nah setelah kita melakukan proses pendaftaran tersebut pastinya petugas gunung akan memberikan intruksi dan larangan ketika kita dalam perjalan mendaki gunung. Maka patuhilah instruksi dan larangan yang merekan sampikan.

20 GUNUNG TERTINGGI DI INDONESIA

20. Gunung Agung (3.031 mdpl)
Gunung Agung tertinggi di Indonesia

Di urutan ke-20 sebagai gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Agung. Gunung ini terletak di Pulau Bali, tepatnya di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Di ukur dari permukaan laut, Gunung Agung tingginya sekitar 9.944 ft atau 3.031 mdpl. Di atas gunung yang bertipe Stratovolkano ini terdapat sebuah Pura terpenting di Pulau Bali, yaitu Pura Besaikh. Jika Anda naik ke puncak gunung ini, maka Anda bisa melihat dengan jelas puncak Gunung Rinjani yang terletak di Nusa Tenggara Barat.

19. Gunung Ciremai (3.084 mdpl)
gunung ciremai tertinggi di Indonesia

Gunung selanjutnya yang tertinggi di Indonesia adalah Gunung Ciremai. Gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat ini memiliki ketinggian sekitar 10.098 ft atau 3.084 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung Ciremai adalah salah satu gunung api yang masih aktif, berbentuk kerucut, dan di atasnya terdapat kawah ganda, yaitu kawah timur dengan lebar 400 meter dan kawah barat yang memiliki lebar 600 meter. Ketika Anda naik pada ketinggian 2.900 meter, maka Anda akan menemukan sebuah titik bekas letusan masa lalu yang telah membentuk gowa. Oleh orang-orang sekitar, gowa tersebut diberinama Gowa Walet. Sekarang ini, gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut ditetapkan pemerintah sebagai kawasan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC).

18. Gunung Sindara (3.136 mdpl)
gunung sindara tertinggi di Indonesia

Di urutan 18 gunung tertinggi di Indonesia diisi oleh gunung Sindara (Sindoro/Sundoro). Gunung ini terletak di Provinsi Jawa Tengah, dan termasuk ke dalam jenis gunung api yang sedang tidur. Letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1971. Di atas permukaan laut, ketinggian gunung Sindara mencapai 10.289 ft atau sekitar 3150 mdpl. Di sisi selatan ke barat laut gunung, dapat ditemukan kawah-kawah yang disertai jurang. Kawah terbesar disebut Kembang. Hingga saat ini, kita masih dapat menemukan sebuah kubah lava kecil pada puncaknya.

17. Gunung Merbabu (3.142 mdpl)
gunung merbabu tertinggi di Indonesia

Urutan selanjutnya dalam daftar gunung tertinggi di Indonesia adalah gunung Merbabu. Sebuah gunung api tipe strato yang terakhir kali meletus pada tahun 1797. Gunung Merbabu terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dengan ketinggian 10.318 ft atau 3.142 mdpl. Gunung ini cukup populer di kalangan para pendaki, medannya tidak terlalu berat. Namun, para pendaki harus waspada dengan kabut tebal, udara dingin, ketiadaan sumber air, dan hutan yang tidak mendukung untuk sarana survival karena jenis tumbuhannya yang homogen.

16. Gunung Dempo (3.173 mdpl)
gunung dempo tertinggi di Indonesia

Tertinggi ke-16 ditempati oleh gunung Dempo. Gunung ini terletak di perbatasan provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu. Gunung jenis stratovolcano menjulang tinggi dengan ketinggian 3.173 di atas permukaan laut. Untuk mencapai puncaknya, dibutuhkan waktu 5-6 jam dengan berjalan kaki. Para pendaki akan disuguhi pemandangan indah, akan tampak dari puncak hamparan provinsi Bengkulu dan Lautan Hindia. Para pendaki tidak perlu khawatir kehabisan air minum sebab di gunung ini sangat mudah ditemukan sumber mata air jernih yang bisa diminum.

15. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
gunung lawu tertinggi di Indonesia

Urutan selanjutnya dalam daftar gunung tertinggi di Indonesia adalah gunung Lawu. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung Lawu terletak di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Termasuk ke dalam salah satu gunung api semi-aktif, letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1885. Terdapat 3 puncak yang sering menjadi sasaran pendaki, yaitu puncak Hargo Dumilah, Hargo Dalem, dan Hargo Dumiling. Para pendaki akan menemukan uap air dan belerang di lereng-lerengnya. Gunung ini menjadi salah satu tempat wisata sejarah karena terdapatnya Candi Cetho dan Candi Sukuh pada sisi barat.

14. Gunung Raung (3.344 mdpl) 
gunung raung tertinggi di Indonesia

Gunung Raung menempati posisi ke-14 sebagai gunung tertinggi di Indonesia. Gunung yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini menjulang tinggi 3.344 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini termasuk gunung merapi aktif, letusan terakhirnya terjadi pada tahun 2015 lalu. Jenis letusannya adalah Strombolian, yaitu letusan kecil secara terus-menerus sambil mengeluarkan pijar. Puncak gunung rawu memiliki sistem kawah terbuka yang menyebabkan lava pijar hasil letusan kembali lagi ke dalam kawah.

13. Gunung Yaramamafaka (3.370 mdpl)
Gunung Yaramamafaka tertinggi di Indonesia

Gunung Yaramamafaka adalah salah gunung tertinggi yang terletak di Pulau Papua. Gunung ini menempati posisi ke-13 sebagai gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.370 mdpl. Gunung Yaramamafaka berada sangat dekat dengan puncak gunung tertinggi lainnya di Papua, seperti Gunung Mandala, Gunung Jawa, dan lain-lain.

12. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)
gunung sumbing tertinggi di Indonesia

Gunung tertinggi selanjutnya adalah Gunung Sumbing, menempati posisi ke-12 dalam daftar ini. Gunung Sumbing termasuk ke dalam salah satu gunung api yang berdiri tegak pada ketinggian 3.371 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini terletak di Provinsi Jawa Tengah, pada tiga kabupatan sekaligus, yaitu Kabupaten Temanggung, Wonosobo, dan Magelang. Gunung ini juga menjadi favorit para pendaki melewati desa Garung di kaki gunung Sumbing. Pada lereng-lerengnya, banyak ditemukan lahan pertanian warga.

11. Gunung Slamet (3.428 mdpl)
gunung slamet tertinggi di Indonesia

Posisi ke-11 gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Slamet. Gunung ini merupakan gunung yang paling tinggi di Jawa Tengah. Berdiri tegak dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung merapi aktif jenis stratovolcano, pernah mencapai level waspada pada tahun 2014 lalu. Bagi para pendaki, kawasan gunung Slamet sangat populer meskipun harus melewati medan pendakian yang cukup sulit. Di kaki gunung ini pula terdapat kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas.

10 Besar Gunung Tertinggi di Indonesia

10. Gunung Latimojong (3.478 mdpl)
gunung latimojong tertinggi Indonesia

Gunung Latimojong menempati posisi ke-10 sebagai gunung tertinggi di Indonesia. Terletak tepat di tengah-tengah Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Enrekang. Gunung ini merupakan gunung paling tinggi di Sulawesi Selatan dengan ketinggian 3.478 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini membentang dari selatan ke utara. Di selatan adalah Kabupaten Sidrap, di Utara adalah Kabupaten Tana Toraja, di Barat adalah Kabupaten Enrekang, dan di sebelah timur adalah Kabupaten Luwu. Puncak tertingginya bernama Rante Mario. Para pendaki yang berniat naik puncak Latimojong harus ekstra hati-hati. Medan yang cukup sulit serta banyaknya persimpangan jalan sehingga rawan membuat pendaki tersesat.

9. Gunung Sanggar (3.492 mdpl)
gunung sanggar tertinggi di Indonesia

Di posisi ke-9 sebagai gunung tertinggi di Indonesia ditempati oleh salah satu gunung yang terletak di NTB, yaitu Gunung Sanggar. Meskipun masuk ke dalam jajaran gunung tertinggi dengan ketinggian 3.492 meter di atas permukaan laut (mpdl), namun nama gunung Sanggar kurang populer, tenggelam oleh kepopuleran gunung Rinjani yang terletak di kawasan yang sama. Padahal, gunung Sanggar juga akan menyuguhkan petualangan pendakian serta pemandangan indah yang tidak kalah dengan gunung Rinjani. Buat para pecinta “atap-atap langit”, maka gunung ini layak untuk di coba.

8. Gunung Semeru  (3.676 mdpl)
gunung semeru tertinggi di indonesia

Gunung tertinggi selanjutnya adalah gunung Semeru, menempati posisi ke-9 dalam daftar ini. Gunung Semeru terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Berdiri tegak dengan ketinggian puncak 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Secara administratif, gunung Semeru mencakup 2 kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Gunung ini termasuk ke dalam gunung merapi aktif tipe Stratovolcano di Pulau Jawa dan tertinggi ketiga di Indonesia. Letusan terakhirnya terjadi pada tahun 2008 lalu. Gunung Semeru menjadi salah satu favorit para pendaki. Dibutuhkan waktu sekitar 4-5 hari pergi-pulang untuk bisa sampai ke puncaknya yang diberinama Mahameru.

7. Gunung Rinjani (3.726 mdpl)
gunung rinjani tertinggi indonesia

Di posisi ke-7 sebagai gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Rinjani. Bersama-sama dengan Gunung Sanggar, Rinjani terletak di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunung merapi tertinggi kedua di Indonesia ini menjadi favorit para pendaki. Disepanjang perjalanan mencapai puncak, gunung Rinjani menawarkan keindahan pemandangan dan udara sejuk khas pegunungan. Gunung Rinjani menjadi salah objek wisata andalan di Pulau Lombok, tidak kurang dari 100 ribu orang/tahun mengunjungi gunung ini. Apalagi pemerintah juga telah menetapkannya sebagai kawasan taman nasional.

6. Gunung Kerinci (3.805 mdpl)
gunung kerinci tertinggi di indonesia

Di urutan ke-6 sebagai gunung tertinggi di Indonesia ditempati oleh gunung Kerinci. Gunung yang terletak di Provinsi Jambi ini berdiri tegak dengan tinggi 3.805 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung tertinggi di Pulau Sumatera dan menjadi gunung api tertinggi di Indonesia. Di gunung ini terdapat kawah seluas 400 x 120 meter dengan airnya yang berwarna hijau. Untuk mencapai puncaknya, maka para pendaki dapat menempuh jalur darat dari Jambi menuju melalui Bangko. Para pengunjung akan dimanjakan oleh keindahan panorama serta kekayaan flora dan fauna khas gunung Kerinci. Jika mencapai puncak, samudra Hindia yang luas bisa terlihat dengan jelas.

5. Gunung Yamin (4.595 mdpl)
gunung yamin tertinggi indonesia

Urutan selanjutnya dalam daftar gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Yamin. Dengan tinggi sekitar 4595 meter dari permukaan laut, gunung Yamin menjadi gunung tertinggi ke-6 di Indonesia. Gunung Yamin terletak di Pulau Papua, membentang mulai dari Papua Barat hingga ke negara tetangga, Papua Nugini. Gunung Yamin menjadi salah satu puncak di deretan pegunungan Jayawijaya yang diselimuti salju.

4. Puncak Idenberg / Ngga Pilimsit / Merah Putih (4.626 mdpl)
gunung idenberg tertinggi indonesia

Salah satu gunung yang ada di Papua memiliki puncak yang bernama Puncak Idenburg. Puncak yang memiliki tinggi 4.626 meter dari permukaan laut ini adalah puncak tertinggi ke-4 di Indonesia. Salah satu puncak yang paling sulit ditaklukkan oleh para pendaki Indonesia. Namun, pada tahun 2009 sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Pecinta Alam Universitas Katolik Parahyangan berhasil menaklukkannya. Untuk mengenang keberhasilan tersebut, Puncak Idenburg berganti nama menjadi Puncak Merah Putih.

3. Puncak Trikora / Ettiakup (4.751 mdpl)

Di urutan selanjutnya sebagai gunung tertinggi di Indonesia adalah Puncak Trikora. Salah satu gunung yang terdapat di Provinsi Papua Barat yang berdiri tegak setinggi 4.751 meter dari permukaan laut. Dengan tinggi tersebut, puncak trikora menjadi gunung tertinggi ke-3 di Indonesia. Pada zaman kolonial Belanda, puncak ini diberinama Puncak Wilhelmina. Jalur menuju puncak yang keras membuat para pendaki selalu tertantang untuk menaklukkannya. Suhu di puncak ini bisa mencapai 3 derajat celcius yang bisa membekukan para pendaki. Puncak ini terakhir kali ditaklukkan pada tahun 2016 oleh Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda Universitas Negeri Jakarta.

2. Puncak Mandala (4.760 mdpl)
puncak mandala tertinggi di indonesia

Pulau Papua memang sangat kaya dengan puncak-puncak gunung tertinggi. Di urutan ke-2 sebagai gunung tertinggi di Indonesia ditempati oleh Puncak Mandala yang berdiri tegak setinggi 4.760 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung ini masih merupakan gabungan dari puncak-puncak yang berada pada pegunungan Jayawijaya. Suhu yang rendah membuat puncak ini selalu diselimuti salju. Namun, saat ini luasan salju terus berkurang akibat dari pemanasan global.

1. Puncak Jaya / Carstensz Pyramid (4.884 mdpl)
Puncak Jaya  Carstensz Pyramid tertinggi indonesia

Nah, sampailah kita pada gunung tertinggi di antara semua gunung yang ada di Indonesia. Predikat ini dimiliki oleh sebuah puncak yang ada di Pulau Papua yang bernama Puncak Jaya atau Cartenzs Pyramid. Berada pada barisan Sudirman, puncak ini berdiri tegak dengan tinggi 4.884 meter dari permukaan laut. Puncak Jaya sangat populer hingga ke mancanegara karena menjadi salah satu dari tujuh puncak dunia (Seven Summits). Nama Cartenzs merujuk kepada sebuah ekspedisi yang diprakarsai oleh Belanda pada tahun 1936 yang berhasil mencapai puncak ini. Selanjutnya, pada tahun 1963 berganti nama menjadi Puncak Soekarno, setelah itu berganti nama menjadi Puncak Jaya.